Menteri Abdul Mu’ti Berencana Berlakukan Rangking dan UN

oleh -77 Dilihat
Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat rapat bersama Komisi X DPR RI (Dok. Kemendikdasmen)

Afirmasi.News, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) secepatnya akan mengkaji perencanaan rangking peserta didik di sekolah dan perlu tidaknya ujian nasional (UN).

“Jadi masih kita evaluasi dan kita jumpa nanti keputusannya setelah kita ada evaluasi,” ujar Menteri Abdul Mu’ti seusai rapat bersama Komisi X DPR seperi dikutip dari kompas.com, Rabu (6/11/2024).

Kemungkinan akan diberlakukannya ujian nasional mendapat penolakan keras dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI).

Sekretaris Jenderal (Sekjen FSGI) Heru Purnomo menilai UN itu tidak bisa dijadikan rujukan evaluasi pendidikan, bahkan alat seleksi dalam PPDB. Selain itu, UN sering membuat peserta didik stres karena menjadi penentu nasib kelulusan.

“Tapi kalau UN semata tujuannya sebagai alat evaluasi akhir jenjang, kemudian hasil UN itu sebagai alat seleksi, akan menimbulkan dampak negatif,” ungkap Heru

Penolakan itu berdasarkan pengalaman dirinya bersama rekan-rekan sesama guru semasa UN masih diberlakukan. Dia juga beralasan, ketika UN menjadi penentu kelulusan, akan muncul kecurangan-kecurangan untuk mendapatkan kelulusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *