Afirmasi.News, Boroko — Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan zakat fitrah ditahun 2026, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bolang Mongondow Utara (Boltara), Ustaz Iswan Syaaban, menyerukan pelibatan aktif para pemuda setempat dalam Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada Ramadhan 1447 Hijriah mendatang.
Saat dikonfirmasi oleh media ini di ruang rapat lantai tiga kantor Bupati Boltara pada Kamis, 12 Februari 2026, Iswan Syaaban menyampaikan bahwa langkah pelibatan pemuda ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan Zakat fitrah, Mal, infak dan Sedekah serta meningkatkan solidaritas sosial di kalangan generasi muda.
Pemuda memegang peranan penting dalam pembangunan masyarakat. Dengan melibatkan mereka dalam kegiatan zakat fitrah, Mal, infak dan sedekah diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Pemuda memiliki energi, kreativitas, dan semangat yang bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan penyelenggaraan zakat,” ujar Ketua Baznas.
Dia menekankan bahwa dengan dorongan yang tepat, pemuda dapat menjadi penggerak utama dalam upaya sosial dan keagamaan.
Iswan Syaaban juga menambahkan bahwa pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat lebih mudah dilakukan oleh masyarakat dengan memanfaatkan teknologi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, QRIS hadir sebagai solusi praktis, aman, dan transparan bagi umat Islam yang ingin menunaikan kewajiban zakat dan berinfak.
Dengan aplikasi QRIS, masyarakat dapat melakukan transaksi hanya dengan memindai kode QR menggunakan smartphone mereka.
Melalui langkah ini, BAZNAS Boltara berkomitmen dan untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi berbagai masalah sosial dan ekonomi.






