Afirmasi.News, Boltara – Bertempat di Masjid Agung Boroko, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), kehadiran Bunda Angelina Sondakh dan Ketua Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Sulawesi Utara Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow dalam acara Safari Dakwah pada Senin, 9 Februari 2026, disambut dengan antusias oleh para jamaah.
Dalam ceramahnya, Angelina Sondakh mengusung tema utama “Jalin Silaturahmi Pererat Ukhuwah Wujudkan Umat yang Damai dan Sejahtera”. Pesan ini menjadi benang merah dalam materi dakwah yang disampaikan kepada ratusan jamaah yang hadir.
“Jangan dendam, jangan saling memfitnah. saling menyayangi, perbanyaklah Silaturahmi. bukan sekadar bertemu dan berjabat tangan, tetapi bagaimana kita membangun ikatan yang kuat sebagai sesama muslim untuk menciptakan kedamaian dan kesejahteraan bersama,” ujar Angelina Sondakh di hadapan ibu-ibu yang memadati masjid.
Kegiatan Safari Dakwah ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Terpantau oleh reporter media ini Sekretaris Daerah (Sekda), dr. Jusnan C. Mokoginta, memberikan sambutan dan mengucapkan terima kasih kepada rombongan Tim Safari Dakwah Enjelina Sondak.
Sekda juga menambahkan bahwa di Kabupaten Boltara terdapat beberapa program keagamaan pemerintah seperti Suling Subuh Keliling dan Kamis Mengaji.
“Di Sulawesi Utara, hanya Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang memiliki program Kamis Mengaji,” jelasnya.
Para jamaah yang hadir mengaku mendapatkan pencerahan spiritual dari ceramah yang disampaikan Bunda Angelina Sondakh.
“Alhamdulillah, ceramah hari ini sangat menyentuh hati. Pesan tentang pentingnya silaturahmi ini akan saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungka salah satu jamaah.
Acara Safari Dakwah Angelina Sondakh di Boltara ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi penguatan nilai-nilai keislaman dan persatuan masyarakat di Boltara.
Kegiatan dakwah seperti ini menjadi salah satu upaya konkret dalam membangun umat yang berkarakter dan berakhlak mulia, sesuai dengan visi pembangunan spiritual yang berkelanjutan.






