Satu Dekapan dari Istana: Jejak Kemanusiaan Deril J Pandey untuk Lansia Ranomuut Lewat Hendra Jacob

oleh -46 Dilihat
Oplus_131072

Afirmasi.news, Manado – Di balik kesibukan hiruk-pikuk pusat kekuasaan di Jakarta, sebuah pesan duka dan empati terbang melintasi ribuan kilometer menuju Kota Manado.

Tragedi kebakaran Panti Werdha Ranomuut yang merenggut 16 nyawa lansia tidak hanya menjadi catatan hitam dalam berita lokal, tetapi menyentuh nurani Deril Joseph Pandey, Asisten Pribadi (Aspri) Presiden RI, Prabowo Subianto.

​Bukan sekadar formalitas jabatan, kepedulian Deril hadir dalam wujud nyata. Melalui perwakilannya, Hendra Jacob (HJ), bantuan kemanusiaan disalurkan langsung kepada pengelola panti dan keluarga korban pada Selasa (30/12/2025).

Di tengah puing-puing sisa api, bantuan ini hadir sebagai simbol bahwa para lansia yang menjadi korban tidak berjalan sendirian dalam duka mereka.

Bagi Deril, 16 nyawa yang melayang bukan sekadar statistik musibah. Mereka adalah orang tua, saksi sejarah, dan bagian berharga dari masyarakat Sulawesi Utara.

​“Musibah ini adalah duka kita bersama. Saya menyampaikan empati dan rasa kemanusiaan yang mendalam kepada keluarga korban serta seluruh penghuni,” ungkap Deril dalam pesan yang disampaikan oleh Hendra Jacob.

​Ia menegaskan bahwa kehadiran bantuan tersebut bukanlah tentang nilai materi, melainkan tentang solidaritas tanpa sekat.

Deril ingin memastikan bahwa di masa-masa tersulit ini, para penyintas merasakan kehadiran sosok yang peduli, meskipun raga sang Aspri tengah mengemban tugas negara di Ibu Kota.

Sudut pandang menarik lainnya adalah perhatian Deril yang tidak hanya berhenti pada bantuan logistik.

Ia menyadari bahwa api tidak hanya melahap bangunan, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang dalam bagi para lansia yang selamat.

• Pendampingan Psikologis: Deril mendorong adanya penanganan trauma bagi penghuni panti.

• ​Restorasi Fasilitas: Menekankan pentingnya pemulihan fisik panti agar para lansia kembali memiliki “rumah” yang layak.

• ​Evaluasi Keselamatan: Menjadikan tragedi ini sebagai momentum evaluasi total sistem keamanan panti sosial di Sulawesi Utara agar kejadian serupa tak terulang.

Langkah Deril Joseph Pandey ini seolah memberikan pesan kuat: bahwa setinggi apa pun jabatan seseorang di lingkaran istana, akar kemanusiaan dan kepedulian terhadap tanah kelahiran serta kaum rentan tidak boleh luntur.

​Peristiwa pilu di Ranomuut kini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperkuat perlindungan bagi warga senior.

Bantuan dari “tangan kanan” Presiden ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan kepedulian yang lebih luas dari berbagai elemen masyarakat lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.