Afirmasi.news, Sumatera – Suku Anak Dalam adalah sekelompok masyarakat etnis yang tinggal di pedalaman hutan Sumatera, tepatnya di wilayah Jambi dan Sumatera Selatan.
Sebagai etnis pedalaman, suku Anak Dalam memiliki pola kehidupan yang unik. Salah satu kebiasaan hidupnya yang unik adalah ketergantungan dengan alam.
Baru-baru ini, Tim misi Gereja Sidang-sidang Jemaat Allah di Indonesia (GSJA) Maranatha Lubuklinggau merayakan Hari Nasional (Harnas) Sekolah Minggu yang dirangkaikan dengan HUT kemerdekaan RI ke-79 di Kota Perlindungan Suku Anak Dalam (SAD).
Kegiatan bertempat di Desa Jadi Mulya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel), baru-baru ini.
Puluhan anak-anak dari Suku Anak Dalam yang berada di Kota Perlindungan SAD terlibat dalam kegiatan ini.
Lokasi ini merupakan Camp binaan GSJA dan DMSTA adalah Tim yang ditempatkan di lokasi.
“Pelayanan misi ini di dalamnya kami memberikan pendidikan Gratis dan ada pemberdayaan bagi Suku Anak Dalam,” ujar salah satu Tim Misi.
Tim misi GSJA ini sangat peduli dengan keadaan Suku anak dalam, karena pelayanan sudah berjalan sejak tahun 2017 dan mulai berkembang sampai hari ini. ***






