Afirmasi.News,–Laporan terbaru dari Reuters (12/3) menyebutkan bahwa intelijen Amerika Serikat menilai pemerintahan Iran tidak berada di ambang keruntuhan, meskipun konflik dan tekanan militer terus meningkat.
Menurut sumber tersebut, setelah hampir dua minggu pemboman intensif serta laporan mengenai tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, struktur kekuasaan di Iran dinilai masih tetap bertahan.
Sejumlah pejabat Israel juga mengakui bahwa tidak ada kepastian perang yang sedang berlangsung akan mampu menjatuhkan pemerintahan ulama di Iran. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun eskalasi militer meningkat, stabilitas politik internal Iran belum menunjukkan tanda-tanda runtuh.
Di sisi lain, Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan bahwa Iran tidak mengakui Israel sebagai pihak dalam proses negosiasi. Ia mengatakan kepada Sputnik bahwa karena posisi tersebut, Iran tidak membutuhkan mediator untuk berkomunikasi dengan Israel.






