Afirmasi.news, Jakarta – Pemerintah Indonesia, melalui perwakilannya di dalam dan luar negeri, menyambut baik dan menaruh harapan besar atas berdirinya organisasi Indonesian Migrant Circle (IMC).
Dalam deklarasi virtual yang digelar pada Minggu (7/9/2025), para pejabat menekankan peran krusial organisasi diaspora sebagai mitra strategis, tidak hanya dalam melindungi pekerja migran tetapi juga dalam memperkuat citra positif Indonesia di panggung dunia.
Acara yang diikuti 45 pekerja migran ini menjadi ajang konsolidasi dukungan pemerintah terhadap inisiatif dari basis komunitas.
Daddy Suprapto, Atase Ketenagakerjaan KBRI Seoul, dalam sambutannya menyatakan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.
“Organisasi seperti IMC adalah mitra strategis kami di lapangan. Kehadiran wadah yang visioner dan inklusif akan sangat membantu pemerintah dalam upaya pelindungan serta pemberdayaan PMI,” ujarnya.
Pandangan ini diperkuat oleh Keynote Speaker, Clemens Triaji Bektikusuma dari KJRI Hong Kong. Dia menyoroti peran diaspora dari sudut pandang diplomasi.
“Setiap pekerja migran adalah duta bangsa. Organisasi yang solid dan cerdas seperti yang digagas IMC dapat secara kolektif meningkatkan citra dan posisi tawar Indonesia di mata internasional,” jelasnya.
Dukungan tidak hanya datang dari perwakilan di luar negeri. Pemerintah pusat dan daerah turut menunjukkan komitmennya.
Direktur Jenderal Penempatan KP2MI, Ahnas, S.Ag., M.Si, memaparkan berbagai upaya pemerintah untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan para pekerja migran.
Sementara itu, Asep Kurniawan dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu menegaskan adanya program konkret bagi para diaspora.
“Kami memiliki program reintegrasi ekonomi, dukungan wirausaha bagi PMI purna, hingga kelas literasi digital. Kami siap bersinergi dengan IMC untuk menyukseskan program-program ini agar tepat sasaran,” ungkapnya.
Menanggapi dukungan tersebut, Presiden IMC, Khoerul Anam, S.M., menyatakan bahwa slogan “Diaspora Cerdas Indonesia Hebat” sejalan dengan harapan pemerintah.
“IMC didirikan untuk menjadi wadah peningkatan kapasitas diri dan solidaritas. Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan diaspora yang tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa,” kata Anam.






