Kongres V DEMA PTAI Tetapkan Usman Patamani Presidium Sulut

oleh -24 Dilihat

Afirmasi.news, Manado – Kongres Ke-V Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia yang digelar di UIN Raden Fatah Palembang pada 28–31 Oktober 2025 resmi menelurkan kepemimpinan baru di tingkat wilayah dan nasional.

Kongres akbar ini dibuka Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono B.Eng., M.M., MBA, dan ditutup oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum.

Dalam forum tertinggi mahasiswa PTAI tersebut, Usman Patamani resmi ditetapkan sebagai Presidium Wilayah Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (DEMA PTAI) Provinsi Sulawesi Utara.

Menyambut amanah barunya, Usman Patamani menyampaikan refleksi mendalam mengenai tanggung jawab yang diemban. Ia menekankan jabatan ini adalah “ujian bagi komitmen dan integritas” mahasiswa.

“Menjadi Presidium Wilayah DEMA PTAI Provinsi Sulawesi Utara berarti siap berdiri di tengah arus tantangan—menjawab kritik, membuka ruang dialog, dan memastikan gerakan mahasiswa tidak berhenti pada slogan, tetapi bergerak nyata,” katanya.

Usman Patamani, Presidium Wilayah DEMA PTAI Provinsi Sulawesi Utara.(Foto Istimewa)

“Jabatan ini bukan sekadar posisi struktural, melainkan ladang pengabdian untuk memperkuat daya pikir, memperdalam literasi, dan membangun jejaring antar kampus,” tegasnya, menegaskan komitmen untuk melahirkan gerakan PTAI yang berkarakter, visioner, dan berdampak sosial.

Selain kepemimpinan wilayah, Kongres Ke-V BEM/DEMA PTAI juga menetapkan M. Mu’tasim Billah sebagai Presidium Nasional DEMA PTAI se-Indonesia.

Kepemimpinan nasional yang baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dan arah gerakan mahasiswa PTAI di seluruh Indonesia.

DEMA PTAI Wilayah Sulawesi Utara bersama wilayah lainnya kini diharapkan menjadi poros sinergitas, menumbuhkan kultur intelektual, memperkuat sistem kaderisasi, dan hadir sebagai kekuatan solutif dalam menghadapi berbagai isu keumatan dan kebangsaan.

Semangat kolaborasi dan perubahan yang lahir dari kongres ini menandai kesiapan gerakan mahasiswa PTAI untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan peradaban Islam yang berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *