Afirmasi.News,Boltara–Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bergerak cepat untuk menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait keluhan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 13 Kaidipang.
Kepala Dinas Kesehatan Sofian Mokoginta S.K.M, melalui Sekretaris Dinkes yang didampingi oleh Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi tersebut pada hari Rabu, 10 Juni 2026, dan langsung melakukan monitoring ke dapur penyedia MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaidipang untuk melakukan penelusuran awal.
Dari hasil wawancara dengan pihak SPPG Kaidipang, Dinas Kesehatan menyatakan belum dapat menarik kesimpulan terkait penyebab keluhan yang muncul.
“Pada prinsipnya kami belum dapat mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus ini karena masih membutuhkan proses investigasi lebih lanjut,” ujar pihak Dinas Kesehatan.
Menurutnya, terdapat beberapa kendala dalam proses penelusuran, salah satunya adalah sampel makanan yang disajikan kepada siswa SDN 13 Kaidipang pada saat kejadian sudah tidak tersedia sehingga belum dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Dinas Kesehatan menegaskan hingga saat ini belum ada kesimpulan pasti mengenai penyebab keluhan tersebut, karena diperlukan sampel untuk dilakukan pengujian laboratorium sebagai dasar penetapan hasil investigasi.
Pada hari Kamis, 11 Juni 2026, tim Dinas Kesehatan kembali turun langsung ke SDN 13 Kaidipang guna melakukan investigasi lapangan. Dari hasil penelusuran tersebut, informasi yang diperoleh di sekolah pada dasarnya sama dengan yang sebelumnya disampaikan kepada pihak SPPG Kaidipang.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan berencana melakukan monitoring ke sejumlah sekolah lain yang juga menerima distribusi MBG pada hari Rabu, 10 Juni 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai bahan pembanding untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terkait kondisi makanan yang didistribusikan pada hari yang sama.
Dalam kunjungannya ke dapur MBG Kaidipang, tim Dinas Kesehatan juga memberikan edukasi kepada pengelola agar lebih disiplin dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengolahan makanan. Hal ini mencakup pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.
Dinas Kesehatan menegaskan akan terus mengawal proses investigasi hingga diperoleh hasil yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan menjadi dasar dalam menentukan langkah selanjutnya terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kaidipang. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan program tersebut dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.







