Afirmasi.news, Palembang – Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI periode 2017-2020, Dr. Jan Samuel Maringka, S.H., M.H., CGCAE mengunjungi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatra Selatan (Sumsel) yang baru, Ktut Sumedana, di Palembang. Jumat (7/11/2025).
Pertemuan di ruang kerja Kajati Sumsel ini menjadi momen bagi Jan Maringka untuk menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas secara langsung kepada Ktut Sumedana yang baru dilantik akhir Oktober lalu.
Sumedana sebelumnya dikenal sebagai pejabat yang bertugas di Bali dan Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI.
Jan Maringka, yang juga pernah menjabat Irjen Kementan 2021-2023 itu kini beralih profesi sebagai advokat dan dosen, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan wujud hubungan emosional dan profesional yang terus terjaga dalam koridor penegakan hukum.
Ia secara terbuka menyatakan dukungannya bagi Kajati Sumedana dalam memimpin Kejati Sumsel di wilayah Bumi Sriwijaya.
Dalam pertemuannya yang dihadiri juga oleh Aspidsus Ardhyansah, Jan Maringka menyampaikan sejumlah pesan penting:
Kepemimpinan dengan Hati Nurani: Jan Maringka menekankan pentingnya peran Kajati sebagai pemimpin yang menghadirkan rasa keadilan melalui kebijakan yang berpegang teguh pada kepastian hukum dan kepentingan umum. Ia berharap Kajati Sumedana menjadi pemimpin yang “lebih membumi.”
Sinergi Kejaksaan dan Pemda: Sebagai seorang dosen, ia juga mengharapkan sinergi antara Kejaksaan dan pemerintah daerah terus terjalin untuk memastikan kehadiran Kejaksaan memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Sumsel.
Integritas dan Profesionalisme: Maringka juga berbagi pengalaman mengenai profesionalisme dan integritas dalam penegakan hukum, mendorong Kajati untuk menjaga kredibilitas institusi dan mengambil keputusan yang tepat waktu.
Kehadiran Dr. Maringka dinilai oleh pengamat hukum sebagai dukungan moral dari mantan pejabat nasional terhadap pimpinan wilayah yang baru.
Ia secara khusus memberi penekanan pada kerja tim yang solid dan kolaborasi internal sebagai kunci keberhasilan institusi.
Pesan penutup Maringka adalah agar komunikasi terbuka antara Kejaksaan, pemerintah, dan masyarakat harus terus dijaga.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Kajati Sumedana dalam menjalankan tugas dengan integritas, transparansi, dan orientasi pelayanan publik.








